Cara Membuat Pestisida Organik yang Alami dan Aman

Pada masa milenial sekarang ini sudah sangat banyak ditemukan berbagai jenis pestisida yang memiliki campuran bahan kimia berbahaya. Padahal hal itu juga akan berpengaruh buruk pada manusia.

Apalagi jika pestisida berbahaya itu digunakan untuk tumbuhan yang dikonsumsi manusia. Pastilah akan memberikan efek negatif jika terlalu sering masuk ke dalam tubuh. Untuk itu muncullah sebuah ide cara membuat pestisida organik yang aman untuk digunakan.

Membuat Pestisida Organik yang Aman Bagi Manusia dan Lingkungan

Cara membuat pestisida organik yang tidak menimbulkan bahaya bagi manusia dan lingkungan sekitar tentunya sangat mudah. Tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membuatnya, karena bisa menggunakan bahan sekitar.

Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi silahkan simak penjelasan mengenai pembuatan pestisida menggunakan bahan alami yang aman dan murah di bawah ini.

Pestisida campuran bawang putih dengan cabai

Pestisida alami pertama dapat dibuat dengan menggunakan campuran bawang putih dan cabai. Kandungan alami yang ada pada bahan masakan ini sudah terbukti ampuh untuk mengusir hama dan serangga yang menyerang tanaman rumah.

Cara membuat pestisida organik yang satu ini nyatanya cukup mudah. Satu, ambil satu suing bawang dan satu buah cabai lalu tumbuk sampai halus.

Masukkan ke botol lalu campur dengan air yang tela dihangatkan. Silahkan pisahkan air dengan tumbukan bawang dan cabai menggunakan saringan. Air itulah yang bisa dipakai untuk mematikan hama.

Pestisida dari tomat

Lihat juga: Jenis-Jenis Tanaman Hias Obat Terbaik

Tomat adalah buah alami yang memiliki banyak manfaat dan mudah tumbuh pada tiap daerah. Buah satu ini memiliki rasa asam bercampur manis jika dimakan secara langsung.

Kandungan vitamin C dan airnya juga sangat melimpah jadi tak heran jika tomat memiliki banyak kegunaan. Tak hanya berfungsi sebagai bahan pelengkap masakan, namun tomat juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami yang dapat membasmi penyakit tanaman.

Cara membuat pestisida organik dari tomat adalah perlu menyediakan beberapa tomat baik merah maupun hijau dan cincang kecil-kecil.

Setelah itu masukkan tomat cincang di wadah yang telah terisi air secukupnya. Tunggu selama 24 jam agar tomat dan air bisa menyatu. Ambil airnya tanpa mengikutkan tomat. Air campuran itu akan mengandung senyawa asam yang mampu membasmi penyakit tanaman.

Pestisida dari jahe

Tak ada orang yang tidak mengenali bumbu dapur satu ini. Siapa lagi kalau bukan jahe, tanaman yang memiliki setumpuk khasiat untuk manusia. Jika sebagian orang hanya tahu bahwa jahe hanya bisa dijadikan obat herbal saja, tapi pada kenyataanya jahe bisa dipakai untuk membuat pestisida alami.

Cara pembuatannya sangat efektif dan mudah. Pertama siapkan jahe yang memiliki ukuran cukup besar kemudian haluskan, bisa menggunakan blender ataupun parut.

Setelah itu masukkan jahe halus tadi di sebuah botol dan masukkan air juga secukupnya. Kocok campuran air dan jahe sampai menyatu sempurna. Biarkan selama seharian penuh kemudian saring. Pestsida dari jahe siap dimanfaatkan.

Pestisida dari bekas puntung rokok

Pestisida yang satu ini memang terdengar aneh. Namun jangan salah, tembakau yang terkandung pada rokok mampu membunuh hama yang menempel pada tanaman. Tak hanya itu saja, beberapa zat senyawa yang terkandung mampu menghambat terjadinya pembusukan pada tanaman.

Cara membuat pestisida organik menggunakan punting rokok sangat simpel. Hanya perlu mengumpulkan puntung rokok bekas sesuai kebutuhan. Lalu merebus air sampai mendidih dan menuangkannya pada wadah tertentu.

Setelah itu tunggulah sampai terjadi fermentasi pada rokok minimal 24 jam. Baru setelah itu pestisida alami yang terbuat dari bekas puntung rokok bisa kita pakai.

Pestisida dari daun talas

Pada umumnya daun talas yang berbentuk lebar ini tak banyak dimanfaatkan oleh orang. sebab, manfaat dari daun ini juga masih samar dan belum terlalu populer di kalangan masyarakat. Namun, ternyata daun talas bisa dijadikan sebagai pestisida alami yang ramah lingkungan.

Cara membuatnya sangat simpel dan gampang. Pertama, silahkan petik daun talas sebanyak 8-10 lembar atau sesuai kebutuhan.

Haluskan semua daun talas kemudian masukkan ke wadah besar seperti ember. Tambahkan air secukupnya saja. Tunggu selama 12-14 jam untuk menunggu proses fermentasi alami. Setelah ampas daun talas mengendap ambil airnya dan gunakan untuk membunuh serangga dan hama.

Pestisida dari campuran kapur dan daun sirih

Cara membuat pestisida organik yang terakhir adalah menggunakan campuran dari kapur dan daun sirih. Pestisida yang bersifat organik ini bisa membunuh hama tanaman yang tumbuh di sekitar rumah.

Kandungan kavokol dan fenol yang ada pada daun sirih dapat membunuh hama tungau. Zat itu akan berfungsi secara maksimal jika dicampur dengan kapur.

Caranya cukup gampang. Pertama, sediakan botol ataupun wadah yang memiliki semprotan seperti parfum misalnya.

Kemudian berikan air sebanyak 1-1,5 liter lalu campurkan kapur seberat 90-100 gram. Setelah bahan itu masuk, kocok hingga bercampur menjadi satu dan masukkan daun sirih. Tunggu 5 menit sampai pestisida siap dipakai.

Penjelasan mengenai cara membuat pestisida organik di atas bisa langsung dipraktekan di rumah. Penggunaan pestisida ini tentu akan ramah lingkungan dan tidak akan berdampak buruk bagi sekitar. Mengingat bahwa bahan-bahan yang dipakai hanya menggunakan olahan bahan dapur saja. Tak ada tambahan bahan kimia apapun.

Lihat juga: 9 Manfaat Daun Afrika untuk Kesehatan

Oleh karena itu, alangkah baiknya jika membiasakan diri untuk menggunakan pestisida organik kala tanaman diserang hama. Sebab, selain manusia akan terhindar dari bahayanya efek obat kimia, tanaman pun akan semakin subur dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *