Cara Memelihara Burung Hantu, Perawatan dan Budidaya

Burung hantu merupakan salah satu karnivora yang memakan tikus dan hewan lainnya untuk bertahan hidup. Burung ini dapat ditemukan di daerah persawahan atau hutan yang lebat dekat dengan sumber makanannya.

Burung hantu adalah pembasmi hama alami, seperti tikus dan ular yang merusak tanaman di daerah persawahan. Maka dari itu, sekarang banyak petani yang memelihara burung hantu sebagai pelindung sawahnya dari gangguan hama tersebut.

Beginilah cara memelihara burung hantu agar dapat digunakan sebagai pembasmi hama.

Cara Memelihara dan Merawat Burung Hantu sebagai Pembasmi Hama

Jika Anda termasuk petani yang terganggu oleh hama tikus dan yang lainnya, mungkin cara memelihara burung hantu bisa berguna.

Anda tidak perlu lagi bersusah-payah untuk membuat jebakan atau mengusir hama tikus dan sejenisnya. Anda cukup menyerahkan tugas itu pada burung hantu untuk membasmi hama-hama tersebut.

Perhatikan tips berikut untuk menjaga kesehatan serta kelincahan dari burung hantu peliharaan Anda, agar dapat melakukan tugasnya dengan baik.

Anggap sebagai sahabat

Cara memelihara burung hantu yang pertama adalah memperlakukannya seperti sahabat sendiri. Anda harus membangun hubungan baik dengan burung hantu tersebut.

Hal ini dilakukan untuk menghadirkan rasa percaya terhadap pada burung hantu tersebut kepada Anda. Setelah kepercayaan terbentuk, maka burung hantu akan menjadi jinak dan menurut pada Anda.

Hal ini karena burung hantu mempunyai tingkat kecerdasan seperti burung paruh bengkok, maka dari itu komunikasi antara Anda dan burung hantu tersebut sangat penting.

Biarkan di alam terbuka

Hal harus Anda perhatikan selanjutnya adalah burung hantu tidak akan suka jika dimasukkan dalam sangkar. Jika burung hantu dimasukkan dalam sangkar, ia akan sangat sulit dijinakkan karena mudah stres.

Lihat juga : Daftar Lengkap Jenis Burung hantu Disini

Lebih baik membuatkan tempat khusus agar burung hantu bisa bertengger dan diikat dengan rantai. Cara ini lebih efektif dalam proses penjinak an dan burung hantu bisa terus aktif.

Tetap melatihnya untuk jadi pemangsa

source : okezone

Jika Anda ingin membesarkan burung pemangsa, maka Anda juga harus melatihnya sebagai burung pemangsa seutuhnya.

Maka dari itu, jangan biarkan burung hantu menjadi pasif, tetap latih dia sebagai burung pemangsa dengan memberi makanan hewan hidup dan sediakan tempat untuk ia memangsa makanannya.

Selain itu tetap ajak burung hantu Anda bercakap-cakap agar selalu menurut pada Anda.

Hindarkan dari panas matahari

Burung hantu adalah contoh hewan noktural yang sempurna, ia jarang terkena sinar secara langsung. Kehidupan burung hantu di alam bebas, jarang terkena sinar matahari karena burung hantu hanya akan aktif pada malam hari.

Burung hantu hanya mencari makan pada malam hari dan kembali ke sarangnya setelah selesai mencari makan. Maka dari itu jika terlalu lama terkena sinar matahari, burung hantu akan mudah stres.

Matikan lampu saat malam

Tips yang terakhir, jika Anda meletakkan burung hantu di dalam rumah, jangan menghidupkan lampu pada malam hari. Hal ini akan mengganggu penglihatan dari burung hantu milik Anda.

Burung hantu merupakan hewan noktenal yang biasa hidup di kegelapan malam dan jarang terkena langsung cahaya.

Maka dari itu, terlalu banyak terpapar cahaya akan mengganggu penglihatannya. Anda cukup mematikan lampu pada saat tengah malam dan biarkan burung hantu aktif dalam kegelapan itu.

Demikian penjelasan tentang tips cara memelihara dan merawat burung hantu agar bisa Anda gunakan sebagai pembasmi hama.

Baca juga : Tips Merawat Burung Murai Kacer

Semoga penjelasan di atas bermanfaat bagi Anda yang memelihara dan ingin menjadikan burung hantu peliharaan sebagai pembasmi hama. Akhir kata, selamat mencoba tips-tips di atas dan semoga berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *