Cara Menanam Bunga Lavender dan Tips Budidaya Lengkap

Bunga lavender, tanaman cantik ini cukup terkenal karena memiliki bau yang harum dan juga bentuk indah. Minyak esensial dari tanaman ini pun kerap dimanfaatkan sebagai produk kesehatan, kosmetik, bahan pelindung dari gigitan nyamuk, dan masih banyak lagi. Bisa dibilang lavender memiliki peluang jual yang cukup tinggi di pasaran.

Proses penanaman, perawatan atau bahkan budidaya bunga lavender kesulitannya tergolong menengah. Namun akan menjadi mudah tentunya kalau kita mengetahui hal-hal apa saja yang penting saat menanam dan merawat tanaman bunga lavender baik di pot ataupun lahan yang luas.

Bagi Anda yang tertarik memanfaatkan peluang ini, Anda bisa menyimak informasi yang akan kita berikan mengenai cara menanam bunga lavender dan juga tips budidaya yang telah kami rangkum di bawah ini.

Cara Lengkap Menanam dan Merawat Bunga Lavender

1. Pemilihan Bibit Bunga Lavender

Tahap pertama yaitu tentukan jenis bibit yang Anda inginkan, selain itu sesuaikan juga jenis bibit dengan kondisi lingkungan Anda. Pemilihan biji secara tepat dapat menjamin kelangsungan hidup lavender hingga masa panen.

Bibit lavender sendiri bisa Anda dapatkan melalui toko bibit bunga. Setelah membeli bibit, Anda perlu melakukan seleksi dengan memilih benih yang bersih dan bebas dari serangga parasit.

Anda bisa membeli bibit yang masih berupa biji benih atau yang sudah bertunas. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pembudidayaan, sebaiknya menggunakan biji benih agar pengeluaran diawal lebih murah.

Sambil kita memaksimalkan pengalaman dan pengetahuan kita dalam menanam dan merawat tanaman bunga lavender. Bisa dibilang, pemilihan bibit adalah hal paling krusial dalam proses budidaya tanamana bunga lavender.

Kamu bisa cek harga bibit bunga lavender DISINI

2. Persiapan Media Tanam Bunga Lavender

Media tanam ibarat sebuah rumah bagi tanaman, jadi supaya tanaman bisa tumbuh dengan optimal, media tanamnya juga harus bagus. Pastikan untuk memilih tanah yang subur, kemudian siapkan juga pasir dan kerikil putih sebagai campuran.

Hal ini akan menambah kemampuan tanah untuk menyerap dan mengalirkan air dengan baik. Untuk mendapatkan hasil yang ideal Anda bisa menggunakan perbandingan 1:1:1 pada masing-masing bahan campuran.

Selain menggunakan kerikil dan pasir, tanah juga bisa Anda campur dengan pupuk kompos supaya punya nutrisi yang lebih kompleks untuk tanaman.

Untuk menanam tanaman bunga lavender ini sebaiknya Anda menggunakan polybag sebagai wadah untuk media tanam. Polybag dipilih karena praktis dan memiliki harga yang terjangkau.

3. Penyemaian Bibit Bunga Lavender

Dari proses ini akan mulai terasa manfaat memilih bibit lavender yang berkualitas. Saat dilakukan penyemaian tidak semua bibit dapat tumbuh menjadi kecambah, dan itu merupakan hal yang wajar. cara menanam bunga lavender ini dilakukan dengan cara memasukkan benih ke dalam tanah.

Pertama, masukkan dulu styrofoam ke dalam bagian dasar polybag. Fungsi Styrofoam yaitu untuk menyerap kelembapan tanah, sehingga biji tidak akan membusuk.

Selanjutnya masukkan campuran tanah yang telah Anda siapkan tadi, penuhi polybag namun jangan padatkan terlebih dulu. Setelah itu buat lubang pada bagian tengah tanah dan masukkan benih lavender, lalu tutup kembali tanah tersebut dan padatkan.

Tahap selanjutnya silahkan siram benih secara rutin dan letakkan pada tempat yang memiliki cukup sinar matahari.

4. Pemindahan Bibit Bunga Lavender

Apabila lavender ingin Anda kembangkkan ke lahan yang lebih besar, mala Ada bisa melakukan pemindahan bibit ke area lahan. Pemindahan ini juga sangat berguna ketika lavender sudah tumbuh tinggi, sehingga lebih mudah untuk mengurusnya.

Cara menanam bunga lavender ini dapat Anda lakukan ketika benih sudah berkecambah. Pemindahan yang ideal dilakukan ketika tinggi tanaman mencapai 15cm, untuk mencapai ketinggian sekian biasanya diperlukan waktu kira-kira 1 bulan.

Sebelum memindahkannya, pastikan bahwa lahan terbuka yang Anda siapkan telah digemburkan terlebih dahulu. Langkah penggemburan dapat Anda lakukan menggunakan cangkul, dan memberikan tambahan pupuk tanah.

Selanjutnya buatlah jarak pada tanah untuk masing-masing lavender sebanyak 30-40 cm.  Kemudian sebelum pemindahan sirami bibit terlebih dahulu, dan diamkan selama satu jam.

Baca juga : Jenis Tanaman Bunga Terbaik dan Tercantik

Apabila semua sudah siap, cara menanam bunga lavender ini dapat dilakukan dengan melepas polybag yang telah Anda diamkan. Saat merobek polybag pastikan tanah yang ada di dalamnya masih menempel pada akar bibit, kemudian Anda bisa langsung memindahkannya menuju lahan yang telah disiapkan. Kini padatkan tanah dengan lavender dan pastikan tanaman tersebut berdiri dengn tegak.

Jika seluruh pemindahan selesai, Anda bisa menyirami kembali lavender tersebut supaya lebih menyatu dengan tanah.

5. Pemangkasan

Cara menanam bunga lavender berikut dapat mengoptimalkan pertumbuhan tanaman serta memperindah bentuk lavender. Setidaknya lakukan pemangkasan minimal sekali dalam setahun, karena hal tersebut dapat membantu pertumbuhan tunas-tunas baru.

Anda hanya cukup memotong sepertiga bagian lavender jika dirasa tanaman tersebut sudah tumbuh tinggi.

6. Pemupukan

Untuk menjaga nutrisinya terpenuhi, maka perlu juga memberikan pupuk pada tanaman ini. Pupuk yang bagus untuk pertumbuhan lavender adalah jenis pupuk organik, Anda bisa memberikannya saat usia tanaman sudah berumur satu bulan setelah dipindahkan.

Supaya kesegarannya tetap terjaga, maka berikan pupuk secara rutin, satu minggu sekali.

7. Penyiangan

Selain langkah-langklah tadi, pembersihan gulma di sekitar lahan diperlukan untuk menjaga kesehatan lavender. Penyiangan mungkin akan memakan waktu lama, namun langkah ini sangat bermanfaat untuk menjaga nutrisi dari tanah agar dapat diserap secara optimal oleh tanaman.

Anda bisa mencabuti sendiri rumput ataupun tumbuhan lain yang berada di lahan lavender. Tapi supaya lebih enteng, sebaiknya lakukan penyiangan ditemani dengan rekan Anda, dengan begitu pekerjaan akan jadi lebih cepat.

8. Panen Bunga Lavender

Langkah terakhir yaitu masa panen. Adapun alat yang dibutuhkan untuk memanen bunga lavender seperti gunting atau pisau yang berguna untuk memotong bunga dari batangnya.

Untuk melakukannya genggam beberapa tangkai lavender yang berdekatan sekaligus, kemudian potong dasar batang yang terletak di dekat daun. Selanjutnya pisahkan bagian bunga dengan tangkai yang masih tersisa, lalu ikat menjadi satu agar mudah di bawa.

Setelah menyelesaikan cara menanam dan perawatan bunga lavender serta melakukan pemanenan. Bunga lavender dapat langsung Anda jual atau diolah menjadi produk yang bermanfaat. Namun untuk menghasilkan hasil panen yang berkualitas tentunya perawatan yang Anda berikan harus diperhatikan.

Selain bunga lavender, Anda juga bisa mengkombinasikan dengan tanaman lain seperti tanaman bunga anggrek ataupun bunga mawar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *