Tips dan Cara Beternak Burung Parkit Mudah dan Murah

Burung parkit adalah salah satu burung yang sangat menarik. Para pecinta burung tertarik memelihara burung tersebut karena burung parkit memiliki berbagai kelebihan yang sangat menarik perhatian orang-orang bahkan yang tidak memiliki hobi memelihara burung.

Warna bulunya sangat menarik dengan perpaduan warna yang cantik sangat memanjakan mata orang yang melihat. Apalagi jika anda mendengar kicauan burung parkit ini, suara merdu akan terdengar di telinga anda.

Bagi mereka yang beternak burung parkit, sangat penting bagi mereka memperhatikan berbagai cara beternak burung parkit agar burung-burung yang mereka ternakan dapat menghasilkan anakan yang berkualitas.

Tips Dan Cara Beternak Burung Parkit Yang Baik

Beternak burung parkit menjadi hal yang sulit tetapi juga mudah. Berikut ini adalah beberapa cara beternak burung parkit agar menghasilkan anakan parkit yang unggul dan berharga jual tinggi.

Pilih indukan yang baik

Langkah pertama tentu saja harus tau perbedaan antara parkit jantan dan betina. Bagi anda seorang pemula, tips mudah untuk membedakan antara parkit jantan dan betina yaitu dengan melihat warna lubang hidung pada burung.

Parkit yang memiliki lubang hidung berwarna biru berarti parkit jantan dan jika burung parkit memiliki lubang hidung berwarna putih atau coklat muda atau cream berarti parkit termasuk parkit betina.

Indukan parkit yang baik adalah parkit yang sehat. Biasanya parkit yang sehat terlihat aktif dan gemar loncat kesana kemari. Usia parkit juga harus diperhatikan, biasanya parkit yang siap diternakan berusia minimal 8 bulan.

Selain itu, parkit juga memiliki warna bulu yang cerah. Hal tersebut adalah cara beternak burung parkit yang pertama harus dilakukan.

Proses perjodohan burung parkit

Proses awal perjodohan parkit dilakukan dengan menyiapkan kandang yang terpisah bagi jantan dan betina. Proses awal ini merupakan proses kedua burung berkenalan untuk mendekatkan kedua burung. Biasanya proses ini berlangsung selama satu minggu.

Ciri jika kedua burung cocok adalah burung menjadi lebih rajin berkicau dan sering berdekatan. Setelah keduanya mulai akrab parkit betina dapat dimasukan ke sangkar ternak.

Tips agar parkit jantan dan betina lebih mudah dijodohkan yaitu ketika parkit betina masuk ke sangkat ternak, sangkat parkit jantan tidak terlalu jauh dari sangkar ternak. Barulah setelah tiga atau empat hari parkit jantan dapat disatukan dengan parkit betina dalam sangkar ternak.

Cara beternak burung parkit ini sangat menentukan keberhasilan dan kecepatan parkit untuk kawin dan menghasilkan anakan.

Kandang ternak dan makanan burung

Kandang ternak yang digunakan biasanya berukuran 40x40x60 cm atau bergantung banyaknya jumlah burung parkit. Tips untuk memudahkan proses perkawinan parkit, anda bisa menempatkan setiap sepasang parkit dalam satu kandang.

Cara tersebut mudah dilakukan bahkan untuk seorang pemula. Yang terpenting adalah menjaga kondisi kandang ternak tetap bersih dan tidak berlubang. Serta letakkan sangkar di tempat yang aman dan tidak berisik sehingga tetap nyaman untuk burung.

Tidak lupa untuk selalu memberi makan dan minum. Makanan biasanya berupa biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. Pemberian vitamin atau suplemen juga dapat dilakukan salah satunya yaitu OrBird. Jika semua kebutuhan parkit terpenuhi dengan baik maka proses kawin burung parkit berjalan lancar serta parkit betina dapat bertelur.

Lihat juga : Cara Memelihara Burung Hantu, Perawatan dan Budidayanya

Tips dan Cara beternak burung parkit yang ada diatas mungkin dapat membantu anda ketika akan beternak burung parkit. Bisnis beternak burung parkit dapat menjadi bisnis yang menjanjikan.

Penggemar parkit yang cukup banyak membuat peternak parkit dapat meraup keuntungan dari anakan parkir. Jadi, apakah kamu berminat untuk mencobanya dirumah kamu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *